Wednesday, April 09, 2008

Moneymaking From Blog: Halal atau Tidak?

Saya yakin para jutawan-kilat yang sudah pernah membaca artikel-artikel di blog saya pasti tahu jawaban dari pertanyaan tersebut.

Namun, beberapa waktu lalu, sebuah email datang ke inbox saya. Isinya seperti ini (tanpa diubah sama sekali):

=========================================================================
Zebe,

Saya sebenarnya cukup tertarik untuk meng"uang"kan blog saya. Tapi, saya masih ragu-ragu, apakah e-money seperti ini halal atau tidak ya?

div4nd3r (vivavixxx@xxxxx.com

=========================================================================

Divan dan semua jutawan-kilat,

Jika Anda bertanya dalam konteks halal/haram-nya, saya tidak akan menjawab pertanyaan seperti itu. Adalah hak dan kecerdasan Anda sendiri untuk memutuskan bahwa usaha seperti ini halal atau tidak.

Namun, saya akan memberikan beberapa bayangan yang akan membantu Anda memutuskan.

Saya memang tidak terlalu fasih membedakan mana yang halal dan haram. Namun, setahu saya, sebuah usaha dapat dikatakan haram jika usaha yang bersangkutan:

-Merugikan diri sendiri atau orang lain
-Hasil atau modalnya merugikan orang lain atau diri sendiri
-Usaha ini bersifat kriminal atau mesum atau mendiskreditkan nilai-nilai moral
-Usaha itu menghasilkan untung tanpa kerja sama sekali
-Usaha ini memberi dampak negatif pada sosial-budaya atau paradigma masyarakat

Sekarang, kita tinjau masalah itu dari sudut pandang moneymaking from blog.

Pertama, semboyan kita adalah No Pain Big Gain. Dan blogging, akui saja, memang bukan kegiatan yang membawa "Pain" kan, jika dibandingkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang menghabiskan waktu Anda di kantor atau lapangan. Bukannya saya mau menjelek-jelekkan pekerjaan-pekerjaan biasa itu, namun kenyataannya setelah saya jalankan memang seperti itu.

Namun jangan salah. Blogging bukan sama sekali tanpa kerja.

Saya ingatkan lagi bahwa motto kita adalah No PAIN bukan No WORK. Seorang manusia boleh mendapat uang hanya setelah ia melakukan kewajibannya dan bekerja. Saya juga setuju itu. Blogging adalah sebuah pekerjaan juga, namun ini adalah pekerjaan yang jadwalnya bisa Anda atur sendiri dan hasilnya bisa Anda buat sendiri. Blogging sesungguhnya sama saja seperti menulis novel; ini adalah perang kreativitas dan juga keuletan. Untuk membuat blog yang outstanding dibandingkan blog lain, Anda harus bekerja keras. Namun kerja keras untuk blogging ini, saya rasa lebih menyenangkan jika saya harus kerja keras di kantor. Jika di kantor, Anda akan bekerja untuk orang lain. Sedangkan di blog, Anda menulis dari pemikiran Anda sendiri. Anda memang menulis untuk orang lain juga, namun Anda tidak melupakan diri sendiri. Anda mempunyai kesempatan untuk menyuarakan diri Anda sendiri, dan itulah nikmatnya.

Kedua, tentang e-money atau membuat blog kita sebagai mesin pencari uang. Sekarang begini saja, jika Anda adalah penulis novel dan menjual novel Anda untuk mendapat uang, apakah itu dosa? Apakah itu adalah sesuatu yang haram? Jika kita bisa menguangkan blog kita, mengapa tidak? Toh kita tidak menaruh iklan-iklan pornografi di blog kita. Toh kita tidak berjudi. Toh kita tidak merampok orang lain. Kita juga tidak (dan memang tidak akan boleh) memaksa orang lain untuk men-click iklan kita. Kita hanya boleh untuk membuat blog kita semenarik dan sebaik mungkin sehingga bisa memikat pengunjung. Saya rasa konsep yang sama berlaku untuk toko-toko yang berdagang secara halal.

Ketiga- saya rasa tidak perlu yang ketiga ini saya sampaikan, karena Anda pasti sudah banyak mendapat perkataan ini di blog lain. Bahwa blogging adalah kegiatan yang justru mencerdaskan masyarakat, bukan merusak mereka. Bahwa blogging dapat membantu people untuk melatih kecerdasan dan kemampuan mereka untuk menyuarakan diri sendiri. Bahwa blogging membawa dampak positif ini dan itu.

Nah, hanya itulah yang bisa saya berikan pada Anda untuk membantu Anda membuat satu keputusan penting dalam hidup Anda. Saya sarankan daripada Anda berpusing-ria antara halal dan haram-nya moneymaking di blog, mengapa Anda tidak mencobanya saja, toh ini tidak melanggar hukum apapun di negara apapun?
Nanti Anda bisa merasakan sendiri apakah, ini haram atau malah sebuah kesempatan halal yang... luar biasa!

Suka yang halal,



Zebe Amadeus

1 comment:

Mbelgedez said...

Ke...ke...ke...

Argumen situ mangslup akal. Bukannya sayah mau menentang, tapi emang sayah belom dapet alesan untuk melawan situ.

Jadi sementara inih sayah setuju sama pendapat situ....


(blog sayah jelek, ndak ada adsens nya....)

Cari situs yang berani bayar wajar tapi terbukti (NO SCAM)? Daftar aja:

DonkeyMails.com: No Minimum Payout